Jumat, 25 Maret 2011

Selamat Jalan NenekKu Tercinta



Tiada kata yang bisa Q ucapkan selain "innalillah wainnaillahirojiun"
kemarin jum'at 25 maret 2011 pukul 15.30, Allah telah memanggil ibunda/nenek kami tercinta NUR'AINI BINTI Hj. SAYUNI.

sore itu baru pulang dari membawa anak2 SSB Gama KU-10 th turnamen di lapangan Sidokabul saat dijalan aku sempat membaca sms dari adekQ dicurup dan aku berhenti sejenak di tepi jalan untuk membaca sms.

isinya"Innalillahiwainnaillahi, ak nenek meninggal. barusan dapat kabar dari lampung"

pikiranku pun sudah kacau entah kemana. setiba dirumah aku mendapat kabar yang sempat membuat mata ini tak berhenti mengeluarkan air mata. Padahal belum lama aku pulang dari lampung(baru 4 hari) untuk merawat nenek di RS Urip Sumoharjo. seketika aku pun langsung menelpon bapak sedang dicurup, mama sedang dalam perjalanan ke lampung, dan keluarga(datuk, tante2 ku) yang sedang berada di lampung. kucuran air mata pun terus mengalir.

seketika ditengah derasnya hujan dan tanpa menggunakan mantel aku langsung pergi untuk mencari tiket pesawat dan kereta api menuju lampung. Namun setelah semuanya aku cek tak ada satupun maskapai penerbangan yang bisa langsung ke lampung malam ini. adanya besok pagi jam 10 baru berangkat dari jakarta.
saat di stasiun tugu Aku pun mencoba menelpon mama yang sedang dijalan untuk menanyakan kapan nenek dikubur.
mamapun menyarankan agar aku tidak berangkat kelampung, karena percuma aku juga tidak bakal ketemu nenek sesampai disana. karena, begitu mama sampai (diprediksikan subuh) maka jenazah nenek akan langsung dimandikan ,dikafani, langsung disholatkan dan dikubur pagi itu juga.
awalnya aku tidak terima. sebab kapan lagi waktu aku bertemu nenek kalo tidak saat ini. di statsiun itu mamapun terus meyakinkan aku dan menasihati. akhirnya Aku memutuskan untuk mengirim Doa dari kota ini saja. namun disaat itu juga aku menyampaikan kepada mama
"MA..TOLONG SAMPAIKAN SAMA NENEK, JAKA MINTA MAAF, JAKA MOHON AMPUN,
MAAFIN JAKA KALO SELAMA JAKA NGURUS NENEK SELAMA 1 MINGGU KEMARIN JAKA KURANG SABAR, JAKA JUGA MINTA MAAF KALO JAKA IDAK BISA MANDIIN JENAZAH NENEK, GAK BISA IKUT NGAFANI DAN NGUBUR JENAZAH NENEK".

akupun langsung pulang kerumah dan langsung mengambil wudhu untuk sholat maghrib dan membaca yasin berulang-ulang dan mendoakan nenek. sebab hanya itu yang bisa Q doakan....
dalam sela-sela permohonan ku kepada ALLAH SWT. akupun bersaksi bahwa :
"Ya ALLAH Yang maha pengasih lagi maha pengampun Aku bersaksi bahwa nenekku NURAINI BINTI Hj. SAYUNI adalah orang baik, maka dari itu ampunilah dosanya, terimalah amal ibadahnya selama didunia, tempatkan arwahnya ditempat yang baik(surga-MU) ya ALLAH"
ini foto nenek saat di rumah sakit 1 minggu yg lalu


matanyapun masih melek dan pikirannya masih sadar kala itu walaupun semua badannya sakit


Nek...semoga tenang engkau disana.
kami ikhlas dengan kepergianmu.
suatu saat nanti kita pasti akan bertemu dan berkumpul kembali
karena semua telah ditulis dalam lauh mahfuz
salam air mata bangga dari aku cucu-mu

Senin, 28 Februari 2011

Pemilihan MAPRES 2011 FIK UNY

Hari itu Sabtu 26 februari 2011->tibalah saat-saat yang ditunggu-ditunggu...
2 bulan persiapan yang aku jalani...demi untuk menjadi juara di pemilihan mahasiswa prestasi...

mulai dari konsultasi mengenai teknologi RFID dengan mas wimpflith
belajar B.inggris dengan Mr. Riyandi
Konsultasi tata cara penulisan dengan Dr. SIswantoyo
Bu endang yang Selalu memotivasi aku dan memberi jalan untuk maju.

semuanya aku jalani dalam dua bulan kemarin,,,
skripsi yang seharusnya bisa segera selesai, terpaksa terabaikan...

tiba di Hari H pemilihan MAPRES FIK UNY...
pagi itu Q sangat bangga sebab sahabat, Ibu Kajur, dan Perwakilan HIMA PKO datang u/ mendukungku...

saat acara dimulai ada secercah harapan bagiku untuk memenangi pertandingan ini.
Q satu-satunya peserta yang persentasi dengan menggunakan bahasa Inggris, dan juga peserta yang mengikuti aturan waktu tidak boleh lebih dari 10 menit persentasinya. Aku hanya menghabiskan waktu 9 menit.
lalu,
saat sesi pertanyaan dan masukan dari para juri, seolah juri sangat terkesan dengan ide yang saya bawa. tidak hanya itu dewan juri juga mengapresiasi persentasi saya dengan menggunakan bahasa inggris.

NAMUN,,,saat pengumuman ternyata TUHAN berkehandak lain.
ada 5 item penilaian yang diumumkan. IPK, Persentasi, Karya tulis Ilmiah, Kemampuan bahasa Inggris, dan portofolio.
tiga diantaranya saya mendapat nilai terbaik. dengan IPK tertinggi, dan juga kemampuan bahasa inggris serta persentasi saya mendapat nilai paling tinggi diantara 3 peserta lainnya. namun saya kalah di porto folio dan nilainya pun sangat kecil. hanya 3,5, sementara peserta lainnya tidak ada yang dibawah 20. ini tentu sangat membuat saya terpuruk. hal ini wajar saja karena selama saya kuliah, tidak pernah mengikuti organisasi yang ada. mungkin mereka tidak tahu kalau waktu yang ada saya gunakan untuk bekerja demi kuliah saya ini...yah itulah hidup

DAN akhirnya saya harus puas di posisi ke-3 saja.
tapi saya puas dengan semua itu,
karena :
1. ini pertama kali saya tampil dengan menggunakan bahasa inggris di depan umum.
2. mahasiswa dan dosen bisa tahu kemampuan saya. "tidak hanya otot yang kuat saja"
3. saya bisa lebih dekat dengan Ka.Jur PKL...ibu endang, semoga kedepannya beliau selalu membuka jalan buat saya.
4. saya bangga karena para juri dan peserta memberi selamat kepada saya di akhir walaupun tidak juara. namun mereka menganggap saya lah yang layaknya juara andai porto folio saya bagus.

ini artinya "TUHAN MEMPERINGATI SAYA AGAR SEGERA LULUS KULIAH, SEBAB JIKA TERPILIH SAYA TENTU BARU BISA WISUDA NOVEMBER..."

Jumat, 18 Februari 2011

Ulasan #Film3hati2dunia1cinta

film yang hebat menurut saya...karena saya pernah merasakan berpacaran dengan wanita beda Agama. itulah mengapa saya sangat suka dengan Film ini
kisah rosyid dan delila


banyak hal yang bisa dipetik...
disini cinta memang seharusnya tidak perlu mengkhawatirkan perbedaan.

STATUS SOSIAL ... terkadang manusia hanya mementingkan uang dan harta, namun apakah mereka tahu kebahagian seseorang tidak bisa dibeli dengan uang...apakah mereka tau kalo harta hanya titipan tuhan yang dalam sekejap bisa hilang...coba tanya dalam diri anda...????

AGAMA...... memang pernikahan beda agama dinilai banyak orang kurang baik. tapi apakah kalian tahu kenapa delila memiliki agama non muslim. karena budaya masyarakat indonesia adalah agama ditentukan oleh kedua orang tuanya. jadi kalo lahir di keluarga muslim anak tersebut muslim, dan begitu sebaliknya...sekarang coba kalo delila lahir di keluarga muslim tentu dia akan menjadi wanita shalehah....tapi cobalah berpikir lebih jauh. apapun agamanya, delila tetap baik dan santun kepada sesama manusia, Menjadi Relawa saat ada bencana, dan taat kepada Tuhannya. bukankah itu tujuan beragama...agar bahagia dunia dan akhirat.
jadi bener kata bapaknya mahdi"jangan sok tahu kalo tidak terlalu paham"

dan akhirnya CINTA....inilah yang saya salut atas keduanya (Delila dan Rosyid)
Cinta mereka begitu kuat.walaupun sempat hadir orang ke-3 keduanyapun yakin tidak ada yang bisa memisahkan.
Namun apa daya,,,
sesuai dengan kata rosyid, kalo "Jodoh itu Tuhan yang mengatur..."
dan akhirnya mereka berpisah dan tidak berjodoh...tapi saya suka kata-kata delila di endingnya...."Mungkin kita akan bertemu lagi di Surga Nanti.....kita liat aja nanti"

hhhmmmmm........
Nasib Cinta,Memang Siapa Tahu...

Rabu, 09 Februari 2011

Ajari Aku Memeluk Landak

Cassie menunggu dengan antusias. Kaki kecilnya bolak-balik melangkah
dari ruang tamu ke pintu depan. Diliriknya jalan raya depan rumah.
Belum ada. Cassie masuk lagi. Keluar lagi. Belum ada. Masuk lagi.
Keluar lagi. Begitu terus selama hampir satu jam. Suara si Mbok yang
menyuruhnya berulang kali untuk makan duluan, tidak dia gubris.

Pukul 18.30. Tinnn… Tiiiinnnnn…!! Cassie kecil melompat girang!
Mama pulang! Papa pulang! Dilihatnya dua orang yang sangat dia cintai
itu masuk ke rumah.

Yang satu langsung menuju ke kamar mandi. Yang satu mengempaskan diri
di sofa sambil mengurut-urut kepala. Wajah-wajah yang letih sehabis
bekerja seharian, mencari nafkah bagi keluarga.
Bagi si kecil Cassie juga, yang tentunya belum mengerti banyak. Di
otaknya yang kecil,
Cassie cuma tahu, ia kangen Mama dan Papa, dan ia girang Mama dan
Papa pulang.

“Mama, mama…. Mama, mama….” Cassie menggerak-gerakkan
tangan. “Mama….” Mama diam saja. Dengan cemas Cassie
bertanya, “Mama sakit ya? Mana yang sakit? Mam, mana yang sakit?”

Mama tidak menjawab. Hanya mengernyitkan alis sambil memejamkan mata.
Cassie makin gencar bertanya, “Mama, mama… mana yang sakit? Cassie
ambilin obat ya? Ya? Ya?”

Tiba-tiba… “Cassie!! Kepala mama lagi pusing! Kamu jangan berisik!”
Mama membentak dengan suara tinggi.

Kaget, Cassie mundur perlahan. Matanya menyipit. Kaki kecilnya
gemetar. Bingung. Cassie salah apa? Cassie sayang Mama… Cassie
salah apa? Takut-takut, Cassie menyingkir ke sudut ruangan. Mengamati
Mama dari jauh, yang kembali mengurut-ngurut kepalanya. Otak kecil
Cassie terus bertanya-tanya: Mama, Cassie salah apa? Mama tidak suka
dekat-dekat Cassie? Cassie mengganggu Mama?
Cassie tidak boleh sayang
Mama, ya? Berbagai peristiwa sejenis terjadi. Dan
otak kecil Cassie merekam semuanya.

Maka tahun-tahun berlalu. Cassie tidak lagi kecil. Cassie bertambah
tinggi. Cassie remaja. Cassie mulai beranjak menuju dewasa.

Tin.. Tiiinnn… ! Mama pulang. Papa pulang. Cassie menurunkan kaki
dari meja. Mematikan TV. Buru-buru naik ke atas, ke kamarnya, dan
mengunci pintu. Menghilang dari pandangan.

“Cassie mana?”

“Sudah makan duluan, Tuan, Nyonya.”

Malam itu mereka kembali hanya makan berdua.
Dalam kesunyian berpikir dengan hati terluka: Mengapa anakku sendiri, yang
kubesarkan dengan susah payah, dengan kerja keras, nampaknya
tidak suka menghabiskan waktu bersama-sama denganku? Apa salahku?
Apa dosaku? Ah, anak jaman sekarang memang tidak tahu hormat sama
orangtua! Tidak seperti jaman dulu.

Di atas, Cassie mengamati dua orang yang paling dicintainya dalam
diam. Dari jauh. Dari tempat di mana ia tidak akan terluka. “Mama,
Papa, katakan padaku, bagaimana caranya
memeluk seekor landak?”

Senin, 07 Februari 2011

Arti Penting Sebuah Keluarga

nice mirror

Saya menabrak seorang yang tidak dikenal
ketika ia lewat. “Oh, maafkansaya” adalah reaksi saya.
Ia berkata, “Maafkan saya juga; Saya tidak melihat Anda.”

Orang tidak dikenal itu, juga saya, berlaku sangat sopan.
Akhirnya kami berpisah dan mengucapkan selamat tinggal.
Namun cerita lainnya terjadi di rumah, lihat bagaimana kita memperlakukan
orang-orang yang kita kasihi, tua dan muda.

Pada hari itujuga, saat saya tengah
memasak makan malam, anak lelaki saya berdiri diam-diam di
samping saya. Ketika saya berbalik, hampir
saja saya membuatnya jatuh. “Minggir,” kata saya
dengan marah. Ia pergi, hati kecilnya hancur. Saya tidak
menyadari betapa kasarnya kata-kata saya kepadanya.

Ketika saya berbaring di tempat tidur, seolah dengan halus Tuhan berbicara padaku,
“Sewaktu kamu berurusan dengan orang yang tidak kau kenal, kesopanan kamu
gunakan, tetapi anak-anak yang engkau kasihi, sepertinya engkau perlakukan
dengan sewenang-wenang. Coba lihat ke lantai dapur, engkau akan menemukan
beberapa kuntum bunga dekat pintu.”
“Bunga-bunga tersebut telah dipetik sendiri oleh anakmu; merah muda, kuning
dan biru. Anakmu berdiri tanpa suara supaya tidak menggagalkan kejutan yang
akan ia buat bagimu, dan kamu bahkan tidak melihat matanya yang basah saat itu.”

Seketika aku merasa malu, dan sekarang air mataku mulai menetes.
Saya pelan-pelan pergi ke kamar anakku dan berlutut di dekat tempat
tidurnya, “Bangun, nak, bangun,” kataku.
“Apakah bunga-bunga ini engkau petik untukku?”

Ia tersenyum, ” Aku menemukannya jatuh dari pohon. Aku
mengambil bunga-bunga ini karena mereka cantik seperti Ibu.
Aku tahu Ibu akan menyukainya, terutama yang berwarna biru”.

Aku berkata, “Anakku, Ibu sangat menyesal karena telah kasar padamu; Ibu
seharusnya tidak membentakmu seperti tadi. “

Si kecilku berkata, “Oh, Ibu, tidak apa-apa. Aku tetap mencintaimu.”
Aku pun membalas, “Anakku, aku mencintaimu juga,
dan aku benar-benar menyukai bunga-bunga ini, apalagi yang biru.”

Apakah anda menyadari bahwa jika kita mati besok,
perusahaan di mana kita bekerja sekarang bisa saja dengan
mudahnya mencari pengganti kita dalam hitungan hari?
Tetapi keluarga yang kita tinggalkan akan merasakan
kehilangan selama sisa hidup mereka.
Mari kita renungkan, kita melibatkan diri lebih dalam kepada pekerjaan kita
ketimbang keluarga kita sendiri, suatu investasi yang tentunya kurang
bijaksana, bukan?

Jadi apakah anda telah memahami apa tujuan cerita di atas?

Apakah anda tahu apa arti kata KELUARGA?
Dalam bahasa Inggris, KELUARGA = FAMILY.
FAMILY = (F)ATHER (A)ND (M)OTHER, (I), (L)OVE, (Y)OU

Minggu, 06 Februari 2011

ROMANTIC STORY

KISAH ANAK MANUSIA

Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja
bahkan sudah mendekati malam,pak Eddy 58 tahun kesehariannya diisi
dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. mereka
menikah sudah lebih 32 tahun.

Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa, setelah
istrinya melahirkan anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa
digerakkan itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh
tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah
tidak bisa digerakkan lagi.

Setiap hari pak Eddy memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan
mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia
letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian.
Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya
tersenyum, untunglah tempat usaha pak Eddy tidak begitu jauh dari
rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan
siang. sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan
selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil
menceritakan apa2 saja yg dia alami seharian.

Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi,
pak Eddy sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya
setiap berangkat tidur.

Rutinitas ini dilakukan pak Eddy lebih kurang 25 tahun, dengan sabar
dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati
mereka, sekarang anak2 mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yg masih
kuliah.

Pada suatu hari ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua
mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah
sudah tinggal dengan keluarga masing2 dan pak Eddy memutuskan ibu
mereka dia yg merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya
berhasil.

Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata ” Pak kami ingin
sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu
tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak………bahkan
bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu”.

Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata2nya “sudah yg
keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun
akan mengijinkannya.

kapan bapak menikmati masa tua bapak*
dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak, kami
janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”.
Pak Eddy menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2 mereka…”
“Anak2ku ……… Jikalau perkawinan & hidup didunia ini hanya untuk
nafsu mungkin bapak akan menikah……tapi ketahuilah dengan adanya
ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah
melahirkan kalian..

Sejenak kerongkongannya tersekat,… kalian yg selalu kurindukan hadir
didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat menghargai
dengan apapun.

Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti Ini.
Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa
bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang,
kalian menginginkan bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh
orang lain,
bagaimana dengan ibumu yg masih sakit.”
Sejenak meledaklah tangis anak2 pak Eddy merekapun melihat butiran2
kecil jatuh dipelupuk mata ibu suyatno..dengan pilu ditatapnya mata
suami yg sangat dicintainya itu..*

Sampailah akhirnya pak Eddy diundang oleh salah satu stasiun TV swasta
untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada
Eddy kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg sudah
tidak bisa apa2..

Disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio
kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru disitulah pak
Eddy bercerita.
“Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya,
tetapi tidak mau memberi ( memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian )
adalah kesia-siaan.

Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia
sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan
bathinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu2..
Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama..dan itu
merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk
mencintainya apa adanya… sehatpun belum tentu saya mencari
penggantinya apalagi dia sakit,,,”

Minggu, 30 Januari 2011

Petualangan Ke sukoharjo

Jumat/28 januari tepatnya jam 15.00 saya, beberapa pengurus ssb Gama, dan anak-anak SSB Gama berkumpul dirumah pak jono dan berangkat ke Boyolali untuk mengikuti turnamen antar ssb se-jawa...
saat di Bis saya tidak mengenal satu anakpun. padahal jabatan saya di tim saat itu adalah assisten pelatih. yah namanya juga ditunjuk sama HeadCoach pak Sus, apa boleh buat...
kira-kira jam 5 sore kami tiba di Sukoharjo. saat tiba di mes sungguh sangat menyeramkan. untung ada bunda narigus dan tante hestu, so perlakuan keibuan mereka keluar.hehee. sebab ngeliat ruangan yang kotor dan kamar mandi yang jorok tentu mereka berdua tidak betah....dari sanalah tawa canda bersama anak2 dimulai. saya selalu mencoba pendekatan terhadap anak-anak. karena saya pernah jadi mereka tentunya tidak menjadi kesulitan bagi saya untuk pendekatan.
tepat jam 1/2 8 malam pelatih beserta semua pemain brifing untuk persiapan besok. fajarpun selaku pelatih memberikan arahan, baru berikutnya saya. berhubung Fajar sudah banyak membahas teknik dan strategi pertandingan buat besok, jadi saya hanya menyentuh dan mengarahkan ke persiapan mental saja.
jam 10 tepat smua pemain dan offisial sudah tertidur, pulas.
jam 5 pagi anak2 bangun, namun tidak sedikit yang masih tidur...baru hari pertama masalah sudah datang, panitia yang mengurusi makan terlambat padahal Qt main jam 8 dia baru tiba jam 7. so anak2 hanya makan roti dan pisang saja pagi itu. namun ada beberapa tetap nekat makan nasi. dan pagi itu pak susilo beserta rombongan datang sesuai dengan janjinya,

sesuai dugaan jadwal pertandingan molor 1 jam karena upacara pembukaan. jam 9 laga perdana melwan ssb harimau sukoharjo. kami pun menang dengan skor 2-0. skor dicetak suuny(P) dan Juni. Sunny menjadi Man of the match di pertandingan itu.
selasai kamipun pulang ke mes. perasaang gembirra dan gelak tawa pemain membuat suasana menjadi hangat. anak2pun istirhat karenamain ke-2 nanti jam 2.
disaat asik2 beristirahat dimas dan febrian kedapatn sama saya sedang menonton film porrno di HP. dan mereka pun tertawa malu dan manjadi bahan tertawaan teman2nya...saya hanya tersenyum manis, yah..itulah remaja.....

tepat jam 2 kami kembali berangkat ke stadion. dan lagi-lagi jadwal mundur 1 jam . jam 3 baru kami bertanding melawan SSS semarang. sebenarnya saya sangat tidak setuju dengan fajar. dipertandingan ini kita hanya butuh hasil imbang untuk mengamankan. namun fajar tetap ngotot ingin menang. dan akhirnya 3 peluang emas anak2 tidak melahirkan 1 Gol pun namun hanya satu-satunya peluan lawan malah menjadi GOL. akhinya kita kalah dengan 1 kosong. rasa kecewa dan frustasi mulai berunculan. dan disinilah peran saya untuk menghibur anak2...
masih ada harapan di pertandingan terakhir yang berselang hanya 1 jam. jam 5 pun kami melakoni pertandingan terakhir melawan Bintang mas putra sukoharjo. menguasai permainan dan banyaknya peluang tidak berhasil membuat kami lolos dari fase grup. skor akhir 0-0 membuat kami terpaksa harus pulang malam ini.

tapi secara permainan saya, pelatih dan pengurus sangat puas. bahkan saat dilapangan banyak tim yang meminta jadwal ujicoba dengan ssb Gama, dan tidak sedikit penonton dari luar daerah yang menyayangkan ssb Gama tidak lolos. tapi itulah sepakbola. tidak ada yang bisa menebak.
tepat jam 7 malam kami pulang .........

itulah sekilas perjalanan bersama anak2...
yang jelas banyak pengalaman yang Q dapat
1. pengalaman pertama membawa KU-18 tahun. jadi teringat saat2 jadi pemain dulu,hahaa
2. akrab dengan anak-anak. terutama yg ketahuan nnt film porno
3. capeknya kagak nahan..ampe nulis ini badanQ masih ga karuan.,,,

SQUAD TIM
manajer : Susilo Harrso
pelatih : fajarr
Ass.pelatih : Jaka Andrea
perlengkapan : Marjono
konsumsi : Hestu dan Narigus
Pemain : sasmita (Gk), galih, ian, fauzan, dedy, avicena,ihsan, sunny, syaiful, juni, yuli, febrian, dimas, ramdhan, romadhon, bagus.